Karya Ardiles Akyuwen

Hari : Kamis s.d Sabtu 
Tanggal : 18 s.d 20 Agustus 2016
Pukul : 09.00 - 16.00 WIB
Tempat : Galeri 212 ISBI Bandung

 

Pameran Foto     Pameran Foto     Pameran Foto   Pameran Foto   Pameran Foto

 

Merasa kehilangan masyarakat adat sejak zaman kakek buyutnya, suku Alifuru, Ambon, Maluku, Ardiles Akyuwen tertarik untuk mengangkat tema masyarakat adat dalam tugas akhir penciptaan seni (pameran fotografi) pada Program  Pascasarjana ISBI Bandung. Setelah melakukan perbandingan beberapa kampung adat, akhirnya kampung adat Ciptagelar terpilih menjadi obyek.

'Saat pertama memasuki suatu kampung lalu memasuki satu rumah dan di luar hujan deras, itu tandanya kamu diterima di kampung itu', berdasar kepercayaan turun-temurun di sukunya, dan itu terjadi, maka Ardiles melanjutkan penelitian di kampung adat Ciptagelar.

Merasa bukan yang pertama melakukan peneltian dari sudut pandang fotografi di Ciptagelar, Ardiles mencoba menyajikan cerita tentang Ciptagelar dari sudut sempit namun menarik. Berdasarkan hasil penelitian Ardiles, Ciptagelar adalah kampung yang masih memegang teguh adat leluhur sejak abad ke-13, namun yang menarik perhatiannya adalah tetap terbuka untuk hal-hal baru. Seperti kendaraan, sepatu boot dan lainnya. Selama lebih dari 5 bulan, 6 kali berkunjung ke Ciptagelar, paling cepat 3 hari dan paling lama satu minggu. Akulturasi antara tradisional dan modern menjadi konsep fotografi, maka mayoritas hasil fotonya menyajikan hal-hal menarik, yang jarang diperhatikan, secara lebih detail (close/dekat). Ardiles memberi judul 'Helar Ciptagelar' untuk pameran fotonya.

Pembukaan 'Helar Ciptagelar' dihadiri oleh Direktur Program Pascasarjana ISBI Bandung, Dr. Arthur S. Nalan, S.Sen.,M.Hum., ditandai dengan penandatanganan poster pameran oleh dosen-dosen Program Pascasarjana ISBI Bandung.  Selain itu juga dihadiri oleh dosen fotografi dari beberapa Perguruan Tinggi di Bandung serta rekan-rekan fotografer.

'Gali saja dulu adat budaya yang kita miliki, sebelum meneliti yang dimiliki orang lain.' pesan Ardiles Akyuwen dari pameran ini.

 

Sumber: Herfan Rusando, UPT TIK ISBI Bandung